2 Kurir Asal Aceh Terciduk Usai Tiba Di Bandara

Ketahuan saat membawa narkotika jenis sabu seberat 1,2 kg, dua penumpang pesawat dengan tujuan Batam dari Surabaya ditangkap. tersangka tertangkap pada hari minggu januari 2018 di area bandara.

 

Dua penumpang tersangka tersebut yang berinisial DS warga kecamatan Kuta Alam Banda Aceh dan NS warga Kecamatan Matangkuli Aceh Utara. Kedua tersangka diduga pengedar narkotika jaringan Aceh. Narkotika jenis sabu seberat 1,2 kg disembunyikan di dalam sepatu mereka.

 

 

Menurut Komanda Lanudal Juanda Surabaya di Diduarjo Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana, upaya penggagalan peredaran jaringan narkotika ini bukanlah yang terakhir. Bayu mengira pasti akan ada lagi rencana penyelundupan narkotika lainnya.

 

"Kita sebagai penanggung jawab keamanan Bandara Juanda, terus akan membrentas jaringan pengedar narkotika yang melewati bandara," ujar Bayu pada saat diwawancarai di Mako Lanudal Juanda Selasa (9/1/2018).

 

Bayu menambahkan, penemuan ini merupakan hasil dari kerja sama Satpas dan unsur Keamanan Juanda. Kedua tersangka tersebut ditangkap petugas Bandara Juanda setalah mendarat dari Batam ke Surabaya.

 

"Kedua tersangka ini kami tangkap setelah kedapatan membawa 1,2 kg yang di masukan kedalam sepatu," tutur bayu.

 

Bayu menerangkan, masing-masing tersangka membawa 600 gram yang dikemas dalam bungkusan plastik seberat 100 gram. Jumlah total dari keseluruhan yaitu sebanyak 12 paket. Dalam aksinya, tersangka menyembunyikan narkotika jenis sabu tersebut kedalam sepatu. Dengan aksinya itu, petugas hampir saja terkecoh, barang tersebut langsung dimasukan ke tas ransel setelah melewati pemeriksaan alat keamanan Xray bagasi.

 

"Dari sepatu lalu dipindahkan ke ransel. Namun cara yang digunakan tersangka gagal sebab ada petugas yang mencurigai gerak gerik tersangka, akhirnya tersangka langsung diamankan dan di lakukan pemeriksaan lebih lanjur," ucapnya.

 

Dalam menjalankan aksinya ini, pihaknya menduga ada orang lain yang sedang menunggu barang haram tersebut yang dikirim dari Aceh. Meski demikian pihaknya sudah menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian dan Badan Narkotika Nasional.

 

"Menurut pengakuan dari kedua tersangka, Mereka akan menginap di Surabaya. Dan menunggu jemputan untuk mengambil barang haramnya tersebut," ujarnya.

 

Bayu juga mengatakan, dari hasil pengiriman tersebut, masing-masing tersangka akan di beri upah sekitar Rp.4.250.000. saat ini, tersangka hanya mendapat uang mukanya saja senilai Rp 1 juta, dan sisanya akan diterima setelah barang haram tersebut sampai tujuan.

 

"Saat ini 2 tersangka kami serahkan ke Polresta Sidoarjo. Kedua tersangka akan dijatuhkan hukuman pasal 114 ayat (2) atau pasar 12 ayat (2) UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," jelasnya.




Produk Terkait dengan artikel 2 Kurir Asal Aceh Terciduk Usai Tiba Di Bandara

EI-5030A Peralatan Pemeriksaan Keamanan X-ray
EI-5030A Peralatan Pemeriksaan Keamanan X-ray
EI-5030C Multi-Energy X-ray Security Inspection Equipment
EI-5030C Multi-Energy X-ray Security Inspection Equipment
EI-G500 Peralatan Inspeksi X-ray
EI-G500 Peralatan Inspeksi X-ray
EI-G600 Peralatan Inspeksi X-ray
EI-G600 Peralatan Inspeksi X-ray